Toyota mendaftarkan paten teknologi yang memungkinkan mobil memotret objek di luar kendaraan melalui arah pandangan mata pengemudi. Dalam konsep paten Toyota ini, pengemudi cukup melirik objek yang menarik perhatian, lalu memberi perintah suara atau menekan tombol di kemudi untuk mengambil gambar tanpa memegang ponsel.
Cara kerja paten Toyota untuk memotret objek di jalan
Sistem yang dipatenkan Toyota menghubungkan kamera pelacak pandangan di kabin dengan jajaran kamera eksterior yang menjadi bagian dari sistem asisten berkendara. Kamera di dalam kendaraan membaca arah mata pengemudi, sementara kamera luar kendaraan digunakan untuk mengabadikan objek yang berada di sekitar mobil.
Alurnya dirancang sederhana. Saat pengemudi melihat sebuah objek, ia dapat mengaktifkan pengambilan foto melalui perintah suara atau tombol pada kemudi. Hasil gambar kemudian dikirimkan langsung ke ponsel pintar pengemudi. Foto tersebut tidak disimpan pada memori internal mobil.
Pendekatan ini menempatkan arah pandangan sebagai bagian dari antarmuka kendaraan. Secara umum, pelacakan pandangan adalah teknologi yang mendeteksi ke arah mana mata seseorang menghadap. Dalam kendaraan, teknologi semacam ini dapat dihubungkan dengan perangkat lain agar suatu perintah dapat dilakukan tanpa pengguna perlu mengalihkan tangan untuk mengoperasikan perangkat terpisah.
Paten Toyota mengenali mobil klasik hingga papan iklan
Konsep sistem cerdas ini dirancang untuk mengenali beragam objek menarik di tepi jalan. Contoh yang disebut mencakup mobil klasik dan papan iklan unik. Paten tersebut juga merancang perintah otomatis untuk memotret setiap kali ada mobil langka yang melintas.
Fungsi teknologi ini tidak berhenti pada pengambilan gambar. Sistem juga dirancang untuk melakukan pencarian informasi otomatis di internet mengenai objek yang telah diabadikan. Dengan kata lain, foto dapat menjadi titik awal untuk mencari keterangan terkait objek yang dilihat pengemudi.
Dalam penggunaan teknologi berbasis kamera, hasil pengenalan objek bergantung pada kemampuan sistem membedakan bentuk atau ciri visual suatu benda. Pengenalan objek dan pengambilan gambar merupakan dua fungsi berbeda: yang pertama berkaitan dengan identifikasi, sedangkan yang kedua menghasilkan rekaman visual. Pada konsep Toyota, keduanya disatukan dengan arah pandangan pengemudi sebagai pemicu interaksi.
Tujuan fitur pemotretan berbasis lirikan mata
Toyota menempatkan gagasan ini sebagai solusi untuk meminimalkan bahaya gangguan fokus saat berkendara. Pengemudi tetap dapat mengabadikan momen di jalan tanpa harus melepas tangan dari kemudi atau sibuk memegang ponsel.
Menjaga perhatian saat mengemudi merupakan prinsip dasar keselamatan berkendara. Mengoperasikan perangkat di tangan dapat membagi perhatian pengemudi antara jalan dan perangkat tersebut. Konsep kontrol melalui suara, tombol di kemudi, atau arah pandangan pada dasarnya mencoba memindahkan pengoperasian fungsi tertentu ke sarana yang lebih terintegrasi dengan aktivitas berkendara.
Paten itu juga mencakup integrasi data pribadi serta rekomendasi tempat beristirahat berdasarkan analisis kebutuhan fisik pengemudi. Rancangan tersebut menunjukkan bahwa sistem diposisikan tidak semata sebagai kamera, melainkan sebagai teknologi interaktif yang menghubungkan informasi visual, data pengemudi, dan fungsi bantuan dalam kendaraan.
Poin Penting
- Toyota mendaftarkan paten teknologi untuk memotret objek di luar kendaraan.
- Sistem menggabungkan kamera pelacak pandangan di kabin dan kamera eksterior pada sistem asisten berkendara.
- Pengambilan gambar dapat dilakukan dengan perintah suara atau tombol di kemudi setelah pengemudi melihat objek.
- Foto dirancang langsung dikirim ke ponsel pintar pengemudi tanpa tersimpan di memori internal mobil.
- Paten juga mencakup pencarian informasi objek secara otomatis serta rekomendasi tempat beristirahat.
Pertanyaan Seputar Paten Toyota
Apakah mobil Toyota ini sudah diproduksi?
Teknologi tersebut masih sebatas dokumen paten. Belum ada kepastian bahwa fitur pemotretan berbasis lirikan mata akan masuk ke lini produksi Toyota.
Bagaimana pengemudi mengambil foto melalui sistem ini?
Pengemudi melihat objek yang ingin diabadikan, lalu memberi perintah suara atau menekan tombol di kemudi. Sistem menghubungkan arah pandangan itu dengan kamera eksterior kendaraan.
Ke mana foto dari mobil dikirim?
Foto yang diambil dirancang langsung dikirimkan ke ponsel pintar pengemudi, bukan disimpan pada memori internal mobil.
Objek apa yang dapat dikenali sistem?
Contoh objek yang disebut dalam paten mencakup mobil klasik, papan iklan unik, dan mobil langka yang melintas.
Jika kelak diwujudkan pada kendaraan produksi, paten Toyota ini akan membawa interaksi kamera, arah pandangan, perintah suara, dan tombol kemudi ke dalam satu rancangan. Untuk saat ini, statusnya tetap sebagai dokumen paten dengan cakupan fitur yang mencakup pemotretan objek, pencarian informasi otomatis, integrasi data pribadi, serta rekomendasi tempat beristirahat.
