Program streamlining Pelindo mencakup 17 anak usaha PT Pelindo (Persero) sebagai bagian dari transformasi dan penataan struktur Pelindo Group. Kepala BP BUMN Dony Oskaria menyebut langkah tersebut ditujukan mengurangi jumlah entitas Pelindo dari 41 menjadi 21 entitas, melalui sejumlah skema aksi korporasi.
Streamlining Pelindo mencakup 17 anak usaha
Dalam program streamlining Pelindo, sebanyak 17 anak usaha masuk dalam proses penataan. Dari jumlah itu, sebelas entitas telah menyelesaikan aksi korporasi. Enam entitas lainnya ditargetkan rampung hingga akhir 2026.
Dony Oskaria mengatakan transformasi Pelindo masih berlangsung panjang. Tahap streamlining menjadi awal sebelum proses penataan model bisnis dilakukan.
“Jadi ini transformasinya masih panjang, tapi dimulai dari streamlining dulu, abis itu baru kita masuk ke proses menata bisnis model kita menjadi benar,” ujar Dony, dilansir dari Antara, Selasa (29/9/2026).
Jumlah entitas Pelindo ditargetkan turun menjadi 21
Program ini disebut akan memangkas jumlah entitas di lingkungan Pelindo dari 41 menjadi 21. Angka tersebut menggambarkan arah penataan struktur Pelindo Group yang tengah dilakukan melalui aksi korporasi pada anak-anak usahanya.
Penurunan jumlah entitas dalam suatu grup usaha dapat terjadi lewat penggabungan perusahaan, penyatuan kegiatan usaha, pelepasan kepemilikan, maupun penghentian entitas. Dalam konteks streamlining Pelindo, bentuk penataan yang disebut mencakup merger, konsolidasi, divestasi, dan likuidasi.
Skema aksi korporasi dalam streamlining Pelindo
Merger secara umum adalah penggabungan dua atau lebih perusahaan menjadi satu struktur perusahaan. Konsolidasi juga merupakan bentuk penyatuan perusahaan, yang pada praktiknya berkaitan dengan pembentukan atau penataan kembali struktur usaha. Kedua skema ini lazim digunakan ketika kegiatan atau fungsi usaha perlu diselaraskan dalam satu organisasi yang lebih terintegrasi.
Divestasi adalah pelepasan kepemilikan atas aset atau perusahaan. Sementara itu, likuidasi merupakan proses pemberesan perusahaan yang berujung pada pengakhiran keberadaan entitas tersebut. Setiap skema memiliki proses dan konsekuensi administrasi yang berbeda, sehingga penerapannya bergantung pada penataan yang dipilih untuk masing-masing entitas.
Pada program ini, penataan terhadap 17 entitas dilakukan memakai sejumlah skema tersebut. Sebelas entitas sudah menyelesaikan aksi korporasi, sedangkan enam entitas masih menjadi bagian dari target penyelesaian hingga akhir 2026.
Poin Penting
- Program streamlining Pelindo melibatkan 17 anak usaha PT Pelindo (Persero).
- Sebelas entitas telah menyelesaikan aksi korporasi.
- Enam entitas ditargetkan rampung hingga akhir 2026.
- Jumlah entitas Pelindo disebut akan berkurang dari 41 menjadi 21.
- Skema yang digunakan mencakup merger, konsolidasi, divestasi, dan likuidasi.
Transformasi organisasi dan penataan model bisnis
Transformasi organisasi adalah proses perubahan pada susunan, fungsi, atau cara kerja sebuah organisasi. Streamlining merupakan salah satu bentuk penataan yang berfokus pada penyederhanaan struktur. Dalam grup perusahaan, proses seperti ini dapat menyentuh hubungan antarentitas, pengelompokan kegiatan usaha, serta bentuk kepemilikan perusahaan.
Penataan struktur berbeda dengan sekadar perubahan nama. Aksi korporasi merupakan tindakan perusahaan yang berkaitan dengan struktur, kepemilikan, atau kelangsungan entitas usaha. Karena itu, merger, konsolidasi, divestasi, dan likuidasi memiliki arti yang berbeda meski sama-sama dapat dipakai dalam proses penyederhanaan organisasi.
Bagi pembaca yang mengikuti perkembangan Pelindo Group, dua hal yang relevan diperhatikan adalah penyelesaian enam entitas yang masih ditargetkan hingga akhir 2026 dan tahapan penataan model bisnis yang disampaikan Dony Oskaria. Kedua hal tersebut berada dalam rangkaian transformasi yang disebut masih panjang.
Pertanyaan Seputar Streamlining Pelindo
Apa itu streamlining?
Streamlining adalah penataan atau penyederhanaan struktur agar organisasi atau grup usaha memiliki susunan yang lebih ringkas. Dalam kasus Pelindo, program ini dilakukan melalui aksi korporasi pada anak usaha.
Berapa anak usaha yang masuk program streamlining Pelindo?
Sebanyak 17 anak usaha PT Pelindo (Persero) masuk program streamlining.
Berapa entitas yang sudah menyelesaikan aksi korporasi?
Sebelas entitas telah menyelesaikan aksi korporasi. Enam entitas lainnya ditargetkan selesai hingga akhir 2026.
Aksi korporasi apa yang digunakan dalam penataan tersebut?
Penataan dilakukan melalui merger, konsolidasi, divestasi, dan likuidasi.
Streamlining Pelindo diarahkan untuk menurunkan jumlah entitas dari 41 menjadi 21, dengan penyelesaian enam entitas tersisa ditargetkan hingga akhir 2026 sebelum proses penataan model bisnis dilanjutkan.
