Pelatih Persija Jakarta, Shin Tae-yong, mengaku terkejut setelah mengetahui timnya kesulitan menang saat menjamu Arema FC. Ia bertekad mengakhiri catatan tersebut ketika kedua tim bertemu dalam lanjutan Super League di Stadion Patriot Chandrabhaga, Bekasi, Rabu (21/10/2026).
Persija terakhir kali mengalahkan Arema di kandang pada 12 Februari 2023 dengan skor 2-0. Dalam tiga pertemuan kandang berikutnya, Macan Kemayoran tidak pernah menang. Dua di antaranya berakhir dengan kekalahan.
Catatan itu membuat laga mendatang punya arti lebih bagi Persija, yang juga ingin bangkit setelah takluk 2-3 dari Persita Tangerang pada pekan sebelumnya. Namun, bagi Shin, rekor masa lalu bukan sesuatu yang perlu ditakuti. Ia justru melihatnya sebagai tantangan yang bisa diakhiri.
Shin Tae-yong kaget dengan catatan Persija
Shin mengatakan baru mengetahui rekor buruk Persija saat menjamu Arema. Pelatih asal Korea Selatan itu mengaku tidak menyangka timnya memiliki catatan seperti itu, tetapi menegaskan bahwa hasil terdahulu tidak menentukan pertandingan berikutnya.
“Sejujurnya, saya sama sekali tidak mengetahui rekor tersebut, jadi ini agak mengejutkan bagi saya. Sebuah rekor ada untuk dipecahkan,” kata Shin dalam keterangan pada Selasa (20/10).
Ia percaya Persija mampu menghapus catatan tersebut. Shin menyebut timnya pernah mematahkan rekor saat menghadapi Persib Bandung dan Borneo FC, meski ia tidak merinci lebih jauh soal catatan yang dimaksud. Keyakinan itu menjadi bekal sebelum Macan Kemayoran kembali berhadapan dengan Singo Edan.
Dalam tiga laga kandang terakhir yang dicatatkan, Persija bermain imbang 2-2 dengan Arema di Stadion Patriot Chandrabhaga, lalu kalah 1-3 di stadion yang sama. Pada pertemuan berikutnya, Arema menang 2-0 di Stadion Gelora Bung Karno. Rangkaian hasil itu memperlihatkan bahwa Arema kerap merepotkan Persija ketika bertandang.
Persija mengincar kebangkitan setelah kalah dari Persita
Kekalahan dari Persita menjadi alasan lain Persija membidik hasil positif. Shin menyebut timnya ingin kembali ke jalur kemenangan, tetapi waktu persiapan yang tersedia terbilang singkat. Pertandingan melawan Arema hanya berjarak tiga hari dari laga sebelumnya.
Karena itu, pemulihan kondisi menjadi perhatian utama staf pelatih. Shin mengatakan para pemain telah beristirahat dengan baik dan tim sudah menyiapkan diri untuk pertandingan. Ia menilai kondisi fisik pemain cukup terjaga setelah menjalani waktu pemulihan.
“Karena pertandingan ini berjarak hanya tiga hari, istirahat adalah hal yang paling penting. Hari ini para pemain sudah beristirahat dengan baik dan kami menitikberatkan pada pemulihan kondisi,” ujar Shin.
Persija akan menjamu Arema di Stadion Patriot Chandrabhaga pada pukul 19.00 WIB. Laga ini menjadi kesempatan bagi tim tuan rumah untuk merespons kekalahan dari Persita sekaligus memperbaiki rekor kandang melawan Singo Edan.
Arema tetap menjadi ujian bagi Macan Kemayoran
Arema bukan lawan yang bisa dipandang ringan. Meski catatan hasil mereka di Super League musim ini belum konsisten, Singo Edan sudah membuktikan mampu mencuri poin di markas Persija. Berdasarkan data yang tersedia, dalam lima pertandingan liga Arema meraih satu kemenangan, tiga hasil imbang, dan satu kekalahan.
Situasi tersebut membuat laga di Bekasi berpotensi berlangsung ketat. Persija memiliki dorongan untuk bangkit, sementara Arema datang dengan bekal rekor pertemuan yang cukup baik di kandang lawan. Shin pun harus memastikan persiapan dan pemulihan tim berbuah penampilan yang lebih efektif di lapangan.
Bagi Persija, kemenangan akan menjadi jawaban langsung atas catatan yang membuat pelatihnya terkejut. Namun, rekor hanya dapat berubah jika tim mampu membuktikannya dalam pertandingan. Duel Rabu malam itu akan menjadi ujian bagi tekad Shin dan para pemainnya untuk kembali ke jalur kemenangan.
