itel S25 resmi diperkenalkan di Jakarta pada Jumat, 8 November 2024. Dibanderol Rp1.899.000 untuk varian RAM 8 GB dan penyimpanan 128 GB, ponsel ini membawa layar AMOLED 120Hz serta bodi ramping setebal 7,3 mm sebagai daya tarik utamanya.
Di tengah persaingan ponsel dengan harga di bawah Rp2 juta, itel menempatkan S25 sebagai pilihan bagi pengguna yang menginginkan layar dengan spesifikasi menonjol tanpa meninggalkan desain tipis. Marketing Manager Itel Indonesia, Geza Febriandi, juga menyoroti ketebalan perangkat saat peluncuran.
Layar AMOLED 120Hz jadi andalan itel S25
itel S25 menggunakan panel AMOLED berukuran 6,78 inci dengan resolusi 1.080 x 2.436 piksel. Layarnya mendukung refresh rate 120Hz dan memiliki tingkat kecerahan puncak hingga 1.800 nits.
Refresh rate tinggi membuat gerakan di layar, seperti saat menggulir linimasa media sosial atau berpindah antaraplikasi, berpotensi terlihat lebih mulus dibandingkan panel 60Hz. Besaran kecerahan yang dicantumkan juga menjadi bekal untuk membantu layar tetap terbaca saat digunakan di luar ruangan yang terang.
itel turut menyertakan fitur sentuh saat tangan basah dan anti-mistouch. Fitur pertama ditujukan agar layar tetap dapat merespons sentuhan dalam kondisi tangan basah, sedangkan anti-mistouch membantu mengurangi risiko sentuhan yang tidak disengaja. Keduanya melengkapi spesifikasi layar yang menjadi sorotan utama perangkat ini.
Ukuran 6,78 inci memberi ruang pandang cukup luas untuk penggunaan sehari-hari. Namun, seperti pada ponsel berlayar besar lainnya, kenyamanan saat digenggam tetap bergantung pada kebiasaan dan ukuran tangan masing-masing pengguna.
Bodi tipis, bobot 186 gram, dan jack audio
Meski membawa layar besar, itel S25 memiliki ketebalan 7,3 mm dengan bobot sekitar 186 gram. Dimensi tersebut membuatnya relatif mudah dibawa di saku maupun tas kecil, sekaligus menjadi bagian dari pendekatan desain yang ditekankan saat peluncuran.
Ponsel ini juga masih menyediakan jack headphone 3,5 mm. Kehadiran port tersebut dapat menjadi pertimbangan bagi pengguna yang tetap memakai earphone berkabel dan ingin menyambungkannya langsung ke perangkat.
Untuk pilihan warna, bahan peluncuran menyebut Bromo Black. Informasi itu memberi gambaran salah satu opsi yang tersedia, sementara rincian warna lain tidak dicantumkan dalam keterangan yang disampaikan.
Perpaduan bodi ramping dan jack audio menunjukkan bahwa itel S25 tidak hanya menonjolkan tampilan layar. Perangkat ini juga mempertahankan koneksi audio yang masih dibutuhkan sebagian pengguna, tanpa harus bergantung pada aksesori tambahan untuk earphone berkabel.
Harga Rp1,89 juta dengan chipset Unisoc T620
itel menetapkan harga resmi S25 sebesar Rp1.899.000 untuk konfigurasi RAM 8 GB dan memori internal 128 GB. Harga tersebut menempatkannya di bawah Rp2 juta, dengan kombinasi spesifikasi layar AMOLED, refresh rate 120Hz, dan bodi tipis sebagai hal yang paling ditonjolkan.
Untuk dapur pacu, ponsel ini menggunakan chipset Unisoc T620 berteknologi 12 nm dengan CPU octa-core. Informasi tersebut memberi gambaran dasar mengenai platform yang digunakan, tetapi belum cukup untuk menyimpulkan kinerja perangkat pada aplikasi tertentu atau kebutuhan bermain gim tanpa data pengujian lebih lanjut.
itel juga menyebut S25 membawa baterai besar, tetapi kapasitas baterai dalam miliampere-jam tidak tercantum pada informasi peluncuran yang tersedia. Karena itu, daya tahan pemakaian belum bisa dibandingkan secara terukur hanya dari keterangan tersebut.
Bagi calon pembeli, spesifikasi layar dan desain dapat menjadi titik awal untuk menilai kecocokan perangkat. Pengguna yang mengutamakan panel AMOLED dengan refresh rate tinggi serta ponsel yang relatif tipis mungkin akan melirik S25. Sementara itu, kebutuhan soal performa, ketahanan baterai, dan pengalaman penggunaan sebaiknya dipertimbangkan berdasarkan informasi tambahan atau pengujian langsung.
Dengan harga resmi Rp1.899.000, itel S25 masuk ke segmen yang kompetitif. Kehadirannya menambah pilihan ponsel terjangkau dengan layar AMOLED 120Hz, sekaligus memperlihatkan bahwa produsen terus menawarkan fitur layar yang lebih menonjol di kelas harga bawah.
