Sebanyak 30 petugas gabungan menggelar Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) di RW 008, Kelurahan Jelambar, Kecamatan Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Jumat (16/10). Dalam kegiatan itu, kader Jumantik dan petugas Puskesmas kelurahan memeriksa tempat-tempat yang berpotensi menjadi sarang nyamuk di 26 rumah warga.
Pemeriksaan dilakukan dengan menelusuri sejumlah wadah dan bagian rumah yang dapat menampung air. Hasilnya, Angka Bebas Jentik (ABJ) di lokasi yang diperiksa tercatat 100 persen.
Petugas periksa wadah penampung air di rumah warga
Kepala Seksi Kesejahteraan Rakyat Kelurahan Jelambar, Nurul Indri Hapsari, mengatakan pemeriksaan mencakup genangan air, pot tanaman, tatakan dispenser, tempat penampungan air bersih, wadah minum hewan peliharaan, hingga saluran air. Area-area tersebut diperiksa untuk memastikan tidak ditemukan jentik nyamuk.
Jangkauan pemeriksaan kali ini meliputi 26 rumah. Jumlah petugas yang terlibat mencapai 30 orang, terdiri dari kader Jumantik dan petugas Puskesmas kelurahan. Mereka memeriksa titik-titik yang berisiko menampung air, baik di dalam maupun sekitar rumah warga.
Angka Bebas Jentik atau ABJ menjadi salah satu hasil yang dicatat dalam kegiatan tersebut. Capaian 100 persen menunjukkan bahwa seluruh lokasi yang diperiksa saat itu dinyatakan bebas jentik. Hasil tersebut berlaku untuk rumah-rumah yang masuk dalam pemeriksaan di RW 008.
Jumantik dorong pencegahan DBD dan chikungunya
Nurul mengapresiasi dedikasi para kader Jumantik yang terlibat dalam menjaga kebersihan lingkungan. Menurut dia, upaya pemeriksaan dan pemberantasan jentik penting untuk mencegah penyebaran penyakit yang ditularkan melalui gigitan nyamuk, termasuk demam berdarah dengue (DBD) dan chikungunya.
“Saya mengapresiasi para kader Jumantik yang terus berdedikasi menjaga lingkungan dari penyebaran jentik nyamuk penyebab demam berdarah dengue (DBD) dan chikungunya di wilayah Kelurahan Jelambar,” ujar Nurul.
Perhatian petugas terhadap beragam wadah penampung air juga menegaskan bahwa pemeriksaan tidak hanya tertuju pada bak atau tempat penampungan air bersih. Pot tanaman, tatakan dispenser, wadah minum hewan, serta saluran air turut menjadi bagian dari pengecekan.
Bagi warga, hasil pemeriksaan tersebut menjadi dorongan untuk menjaga kondisi rumah tetap bersih dan memeriksa titik-titik yang dapat menampung air. Capaian ABJ pada kegiatan ini mencerminkan hasil di lokasi yang didatangi petugas, sehingga kebersihan lingkungan tetap perlu diperhatikan secara berkelanjutan.
Kesadaran warga diharapkan terus meningkat
Nurul berharap kesadaran masyarakat untuk menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat semakin meningkat. Ia juga berharap capaian ABJ 100 persen di lokasi pemeriksaan dapat dipertahankan untuk meminimalkan risiko penyebaran penyakit yang ditularkan nyamuk.
Kelurahan Jelambar, kata Nurul, terus mendorong terciptanya lingkungan yang bersih, sehat, aman, dan bebas dari ancaman DBD. Kegiatan PSN bersama kader Jumantik dan petugas Puskesmas menjadi salah satu langkah untuk memeriksa kondisi lingkungan secara langsung.
Ke depan, perhatian warga terhadap tempat-tempat yang diperiksa dapat membantu menjaga hasil tersebut. Pemeriksaan di RW 008 menunjukkan kondisi saat kegiatan berlangsung; kebiasaan menjaga kebersihan dan memperhatikan wadah penampung air tetap dibutuhkan agar lingkungan Jelambar terhindar dari jentik nyamuk.
